Kamis, 21 November 2019

Hingga November 2019 Masih Banyak Wilayah Jatim Yang Dilanda Kekeringan



JATIM: Hingga 21 November 2019 masih banyak daerah di Jatim yang mengalami kekeringan. Pasalnya  walaupun pada bulan ini musim hujan sudah dimulai tapi hujan tak kunjung turun atau curah hujannya masih sedikit dan tidak merata. Kekeringan sudah mulai terasa di Jatim pada bulan Juli ketika musim kemarau tiba





Warga di beberapa desa di Kabupaten Jember mengaku masih kesulitan mendapatkan air bersih terutama di daerah yang mengalami kekeringan. Menurut Ketua PMI Kabupaten Jember, EA Zaenal Marzuki hingga Kamis, 21 November 2019 pihaknya masih menyalurkan bantuan air bersih di berbagai desa dan kecamatan di Jember.

"Kami membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember untuk mengatasi kekeringan dengan menyalurkan air bersih, karena PMI tidak bisa tinggal diam dalam menghadapi krisis air bersih," kata Ketua PMI Jember EA Zaenal Marzuki kepada Jatim Review Kamis, 21 November 2019.

PMI Jember mendatangkan satu unit truk pengangkut air bersih dari PMI Jawa Timur sejak akhir Oktober 2019 untuk memperkuat penyaluran air bersih yang dilakukan BPBD Jember. 

Ia menjelaskan PMI Jember sudah mendistribusikan sebanyak 87.300 liter air bersih kepada warga antara  1 November hingga 13 November 2019 di berbagai desa dan kecamatan di Jember. "Sebanyak 87.300 liter air bersih disalurkan kepada 1.432 kepala keluarga (KK) atau 7.590 jiwa yang tersebar di antaranya di Kecamatan Patrang, Kalisat, Ajung, dan Jenggawah," katanya.

Di Kabupaten Blitar, menurut Wakil Ketua PMI Blitar, Bambang kekeringan masih melanda kawasan Selatan karena belum hujan. Sedangkan kawasan utara sudah lancar aliran airnya karena sudah hujan. Dia tidak tahu tepatnya berapa titik wilayah di kabupaten Blitar yang masih butuh bantuan. “Pihak PMI Kabupaten Blitar masih harus menangani delapan titik yang masih mengalami kekeringan, yang lainnya ditangani BPBD.

Di Pacitan, jugq masih ada beberapa daerah yang dilanda kekeringan karena curah hujan masih sedikit. “Besok kami ke Donorojo untuk kirim bantuan air dengan menggunakan truk engkel sebanyak 2 rit,” ujar Ratih, seorang relawan  kepada Jatim Review Kamis, 21 November 2019.



Tapi dia mengaku belum tahu persisnya beberapa titik wilayah Pacitan yang masih dilanda kekeringan. Biasanya tim relawannya memberikan bantuan ke wilayah utara dan timur, namun besok ke wilayah barat.



0 komentar :

Posting Komentar